desain pmkri (1)

VISI

“Mematri Ulang Poros PMKRI sebagai Rahim Intelektual Profetik yang Mandiri dan Berdaulat Guna Menjadi Kompas Moral-Intelektual Bangsa.”

MISI

Panca Dharma Transformasi

 

1. Dharma Pertama: Akselerasi Kaderisasi Berbasis Digital & Intelektual (Ratio)

a. Membabat disparitas kognitif melalui PMKRI Digital Academy dan perluasan akses beasiswa kader.

b. Menolak pembodohan struktural dan anemia intelektual dengan membangun ekosistem digital terintegrasi (PMKRI Smart-Hub) agar akses terhadap modul intelektual serta pelatihan kepemimpinan dapat dinikmati secara merata dari Sabang sampai Merauke.

c. Mengaktifkan kembali laboratorium kepemimpinan strategis untuk mencetak kader yang berdaulat secara kognitif, menguasai data, sains, dan analisis kebijakan publik guna menghadapi tantangan disrupsi zaman.

d. Memperkokoh kampus sebagai basis utama pergerakan melalui advokasi pemenuhan hak atas pendidikan tinggi, memperluas jejaring beasiswa dalam maupun luar negeri, serta memastikan tidak ada kader potensial yang terhenti pendidikannya akibat kendala ekonomi.

2. Dharma Kedua: Advokasi Profetik & Liturgi Jalanan (Amor)

a. Mentransformasikan spiritualitas altar menjadi gerakan profetik melalui Liturgi Jalanan.

b. Mengawinkan Kasih (Amor) dan Akal Budi (Ratio) menjadi kekuatan advokasi berbasis data (Advokasi 4.0) melalui pembentukan Center for Social Justice (CSJ) sebagai pusat riset dan penyedia kajian strategis bagi seluruh cabang.

c. Menjadikan Perhimpunan sebagai pembela kemanusiaan yang profetik di ruang publik dengan memperjuangkan hak-hak buruh yang terdampak diskriminasi algoritma, masyarakat adat yang kehilangan ruang hidup, serta memimpin narasi keadilan iklim yang berlandaskan semangat Laudato Si’.

3. Dharma Ketiga: Rejuvenasi Organisasi & Kolaborasi Inklusif

a. Meruntuhkan menara gading organisasi guna membangun jaringan solidaritas nasional dan global.

b. Melakukan peremajaan tata kelola internal Perhimpunan agar adaptif terhadap perkembangan teknologi dan otomatisasi, sekaligus menginisiasi koalisi strategis Cipayung Plus Digital Front untuk menjaga kedaulatan demokrasi dan melawan polarisasi di ruang siber.

c. Memperkuat posisi diplomasi PMKRI dalam jaringan mahasiswa Katolik internasional (IMCS Pax Romana) serta mengirimkan kader terbaik ke berbagai forum kepemudaan dunia guna memperluas cakrawala gerakan melampaui batas domestik.

4. Dharma Keempat: Kemandirian Ekonomi & Kedaulatan Finansial

a. Memutus rantai patronase politik melalui pembangunan kedaulatan finansial organisasi yang mandiri.

b. Mendirikan PMKRI Creative Hub & Incubator sebagai wadah pengembangan kewirausahaan sosial kader serta membangun unit-unit usaha organisasi, seperti koperasi digital dan agrikultur cerdas, guna mengakhiri budaya ketergantungan pada proposal dan patron kekuasaan.

c. Menerapkan digitalisasi tata kelola keuangan organisasi yang transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan secara real-time untuk membangun kepercayaan serta profesionalisme dalam pengelolaan organisasi.

5. Dharma Kelima: Internalisasi Nilai Kekatolikan Kontekstual

a. Membumikan Ajaran Sosial Gereja sebagai kompas moral dalam menghadapi tantangan era algoritma.

b. Menyelenggarakan Sekolah ASG Kontemporer untuk mengkaji ensiklik-ensiklik kepausan, mulai dari Rerum Novarum hingga Magnifica Humanitas, sebagai landasan dalam menjawab persoalan kemiskinan struktural, hak asasi manusia, pertobatan ekologis, tindak pidana perdagangan orang (TPPO), serta perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).

c. Menolak iman yang mandul dan eksklusif dengan menjadi fasilitator dialog antariman, merajut kembali tenun kebhinekaan, serta menghidupkan semangat persaudaraan universal yang inklusif di tengah masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!