Pembukaan Kongres Nasional XXXIII dan MPA XXXII PMKRI Resmi Digelar
Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) menggelar Pembukaan KONGRES MPA XXXIII pada 9 Juli 2024 di Gedung Vertenten, Merauke, Papua Selatan. Kegiatan ini diawali dengan Seminar Nasional yang menghadirkan Penjabat (Pj.) Gubernur Papua Selatan, Dr. Ir. Apolo Safanpo, S.T., M.T., IPM, serta Uskup Keuskupan Timika, Mgr. John Betayane, SVD.
Dalam pemaparannya, Mgr. John Betayane, SVD menekankan pentingnya pembangunan berkelanjutan yang berlandaskan nilai-nilai PMKRI.
“Seorang pemimpin harus memiliki nilai Intelektualitas, Kristianitas, dan Fraternitas. Peganglah semboyan PMKRI, Religio Omnia Pro Ecclesia et Patria, agar kita menjadi pemimpin yang bertanggung jawab dan mampu membawa perubahan yang signifikan bagi masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Pj. Gubernur Papua Selatan, Dr. Ir. Apolo Safanpo, S.T., M.T., IPM, menyoroti berbagai persoalan yang terjadi di Papua, seperti pelanggaran HAM, pendidikan, kemiskinan, dan illegal logging.
“Permasalahan ini bukan hanya terjadi di Papua, tetapi juga di berbagai wilayah Indonesia. Penyelesaiannya membutuhkan pendekatan yang komprehensif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa solusi harus mencakup penegakan hukum dan HAM, peningkatan infrastruktur dan kualitas pendidikan, pemberdayaan ekonomi lokal, pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, pemberdayaan masyarakat adat, dialog dan rekonsiliasi, serta investasi di bidang kesehatan.
“Kita membutuhkan komitmen yang kuat dari pemerintah dan kerja sama dari berbagai pihak untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Papua,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pj. Gubernur juga membagikan kisah inspiratif tentang seorang pemuda asal Thailand yang dikejar harimau, masuk ke dalam gua, lalu mendapati ular python dan buaya di sekitarnya. Cerita itu sengaja tidak diselesaikan.
“Lanjutkan kisah tersebut dengan kisah masing-masing. Jangan menulis cerita Anda mengikuti orang lain, tetapi tulislah kisah Anda sendiri,” pesannya kepada seluruh peserta.
Setelah Seminar Nasional, kegiatan dilanjutkan dengan Sidang Pembukaan MPA XXXIII yang secara resmi dibuka oleh Ketua Presidium Pusat Tri Natalia Urada, Presidium Pengembangan Organisasi Pius Yolan, dan Sekretaris Jenderal Delvis Redhok.
Rangkaian kegiatan hari pertama ditutup dengan makan bersama dan malam fraternitas sebagai bentuk penguatan solidaritas dan kebersamaan antar kader PMKRI.
