Lebih dari Sekadar Jarak: Merajut Kembali Sejarah PMKRI Bogor dan Mahasiswa IPB

0
WhatsApp Image 2026-02-27 at 12.14.01

Perjuangan tak kenal lelah DPC PMKRI Bogor pada tahun 2015, di bawah kepemimpinan Ketua Joe Mbot dan saya sebagai Sekjen, adalah sebuah kisah tentang dedikasi, kerinduan, dan optimisme tak tergoyahkan. Di tengah kegelisahan akan minimnya partisipasi mahasiswa IPB Dramaga dalam PMKRI Bogor, kami merasakan panggilan untuk kembali merajut simpul sejarah yang begitu kuat: PMKRI Bogor dan IPB adalah pena dan buku, satu kesatuan yang terikat oleh napak tilas perjuangan.

Kala itu, mahasiswa IPB dari kampus Dramaga nyaris tak terdengar gaungnya di PMKRI Bogor. Hanya segelintir teman dari Kampus D3 yang masih aktif. Kami sadar betul, ini adalah tantangan serius bagi masa depan organisasi. Bagaimana mungkin PMKRI Bogor bisa eksis tanpa denyut nadi mahasiswa IPB yang sejak awal menjadi tulang punggungnya. Kesadaran inilah yang membakar semangat kami.

Semangat dan niatan ini kami sampaikan kepada Bang Heri Soba, yang dengan tulus hati memberikan akomodasi untuk mobilitas kami dari Marga ke Dramaga. Selama dua minggu penuh, kami menyisir setiap sudut Dramaga, dari kos ke kos, kontrakan, hingga asrama mahasiswa Katolik. Kami memperkenalkan PMKRI, menabur benih harapan, dan syukurlah, beberapa tunas mulai tumbuh. Nama-nama seperti Gun, Joe, Lines, Dony, Ivan, Tomi, dan beberapa rekan lainnya dari Dramaga bergabung, menyuntikkan optimisme baru bahwa Komisariat Dramaga akan segera terwujud.

Namun, perjuangan tak pernah tanpa aral melintang. Jarak Dramaga-Barangsiang yang jauh, kemacetan yang menghimpit, dan padatnya aktivitas kampus menjadi keluhan klasik yang menghambat partisipasi.

Solusi pun muncul, harus ada satu tempat, sebuah kontrakan atau sekret, yang bisa menjadi ruang temu dan aktivitas bagi Komisariat Dramaga. Kak Fani dan Kak Rita, dengan semangat yang sama, bahkan menawarkan beberapa opsi, termasuk membangun sekretariat permanen di Dramaga atau memanfaatkan Wisma Wiyata Muda (WWM) di Bubulak.

Perjuangan ini adalah bukti nyata bahwa kerinduan untuk melihat mahasiswa IPB Dramaga kembali aktif di PMKRI Bogor begitu kuat. Meskipun kendala sekretariat belum sepenuhnya teratasi, kehadiran mereka adalah kemenangan kecil yang membesarkan hati.

Semoga semangat yang kami kobarkan di tahun 2015 itu terus menyala hingga hari ini. Terima kasih yang tak terhingga kepada setiap tangan yang membantu, setiap doa yang terucap, dan setiap kontribusi dalam berbagai bentuk.

Dengan spirit yang sama, kita yakini bahwa PMKRI Bogor dan IPB adalah satu kesatuan yang tak terpisahkan, menjalin sejarah, menggarap harapan, dan menaklukkan setiap tantangan bersama.

Scientia et Caritas
Pro Ecclesia et Patria

Penulis : Yogen Sogen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!