PMKRI Bogor Gelar Aksi Demonstrasi Mengenang 6 Tahun Kasus Pembunuhan Andriana Noven
Bogor, 17 Maret 2025 – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Bogor hari ini menggelar aksi demonstrasi di depan Mapolresta Bogor Kota untuk mengenang enam tahun kasus pembunuhan Andriana Noven yang hingga kini masih belum menemui titik terang. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes atas lambannya penanganan kasus tersebut dan sebagai desakan kepada pihak kepolisian untuk segera menuntaskan penyelidikan.
Dalam aksi yang diikuti oleh puluhan mahasiswa dan aktivis ini, PMKRI Bogor menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya:
1. Menuntut Kapolresta Bogor Kota untuk segera mengungkap dan menuntaskan kasus pembunuhan Andriana Noven.
2. Meminta Kapolresta Bogor Kota untuk secara terbuka menyampaikan perkembangan penyelidikan kepada publik.
3. Mendesak Polda Jawa Barat untuk mengevaluasi kinerja Polresta Bogor Kota dalam menangani kasus ini.
4. Meminta Ditreskrimum Kepolisian Daerah Jawa Barat untuk mengevaluasi kinerja Satuan Reserse Kriminal Polresta Bogor Kota dalam penyelidikan kasus ini.
Ketua PMKRI Cabang Bogor, Jelsius Nong Osko Mada, menegaskan bahwa kasus ini harus segera diselesaikan agar keluarga korban mendapatkan keadilan. “Kami tidak akan tinggal diam. Kami akan terus mengawal kasus ini hingga ada kepastian hukum dan keadilan bagi almarhumah Andriana Noven serta keluarganya,” tegas Jelsius dalam orasinya.
PMKRI Bogor juga mengajak seluruh elemen masyarakat, organisasi kemahasiswaan, dan masyarakat sipil untuk turut mengawasi jalannya proses hukum agar tidak ada impunitas dalam kasus ini. “Keadilan harus ditegakkan, dan pihak berwenang harus bertindak profesional serta transparan dalam menyelesaikan kasus ini,” tutup Jelsius.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan tanggapan resmi terkait tuntutan yang disampaikan oleh PMKRI Bogor. Para demonstran menyatakan akan terus mengawal perkembangan kasus ini dengan aksi-aksi lanjutan hingga ada kejelasan hukum atas pembunuhan Andriana Noven.
